PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG MELALUI MODEL PAIRED STORYTELLING DENGAN MEDIA WAYANG KARTUN PADA SISWA KELAS II SD NGEBEL TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL

Erwan Puji Rahayu, 11144600079 (2015) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG MELALUI MODEL PAIRED STORYTELLING DENGAN MEDIA WAYANG KARTUN PADA SISWA KELAS II SD NGEBEL TAMANTIRTO KASIHAN BANTUL. Universitas PGRI Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
Artikel Erwan Puji Rahayu.pdf

Download (337kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak dongeng melalui model Paired Storytelling menggunakan media wayang kartun pada siswa kelas II SD Ngebel Tamantirto, Kasihan, Bantul. Penelitian ini dilaksanakan di SD Ngebel Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sedangkan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2015 sampai dengan Juni 2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Ngebel Tamantirto, Kasihan, Bantul yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Adapun objek penelitian ini adalah penerapan model Paired Storytelling dengan media wayang kartun pada pembelajaran menyimak dongeng kelas II SD Ngebel. Data penelitian diperoleh dari hasil tes, observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dengan rumus rerata nilai dan persentase ketuntasan. Indikator keberhasilan penelitian ditentukan dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yang harus dicapai siswa dengan nilai rata-rata kelas telah mencapai nilai 75 dan nilai tersebut telah mencapai 75% jumlah siswa dari kelas yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan menyimak dongeng pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui model Paired Storytelling pada siswa kelas II SD Ngebel Tamantirto, Kasihan, Bantul. Hal ini ditunjukkan dari perolehan data nilai rata-rata kelas yang mengalami peningkatan dari pra siklus yaitu 63.41 dengan ketuntasan sebesar 22,22% meningkat pada siklus I pertemuan pertama menjadi 69.22 dengan ketuntasan sebesar 47,22% dan 74.63 pada pertemuan kedua dengan ketuntasan sebesar 66,66%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 77.27 dengan ketuntasan sebesar 72,22% pada pertemuan pertama dan 80.75 pada pertemuan kedua dengan ketuntasan sebesar 80,55%.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Keterampilan Menyimak Dongeng, Model Paired Storytelling, Media Wayang Kartun
Subjects: Pendidikan > Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktivitasnya > Metode belajar mengajar, Kegiatan belajar mengajar
Pendidikan > Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktivitasnya > Metode pembelajaran tertentu; diskusi, simulasi, permainan, dll.
Pendidikan > Pendidikan Dasar > Sekolah dasar, PGTK, Play Group
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Nurul Sinto Ambawani
Date Deposited: 26 Jan 2016 02:18
Last Modified: 26 Jan 2016 02:18
URI: http://repository.upy.ac.id/id/eprint/148

Actions (login required)

View Item View Item