PENAMPILAN HASIL GABAH SEMBILAN PADI HIBRIDA DAN RESPONNYA TERHADAP PENYAKIT PENTING

Bambang Sutaryo, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta (2014) PENAMPILAN HASIL GABAH SEMBILAN PADI HIBRIDA DAN RESPONNYA TERHADAP PENYAKIT PENTING. AgroUPY Volume V. No. 2. Maret 2014. ISSN 1978-2276

[img]
Preview
Text
Vol 5(2)-4.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian untuk mempelajari keragaan hasil gabah dan ketahanan terhadap penyakit penting pada sembilan padi hibrida yaitu PH-l, PH-2, PH-3, PH-4, PH-5, PH-6, PH- 7, PH-8, dan PH-9 serta tiga varietas yaitu Batang Samo, Intani-2 dan Ciherang telah dilakukan di Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada MK 2010 (April - Agustus 2010) dan MH 2UA/2011 (November 2010 - Februari 20ll). Jenis tanah Regusol, ketinggian tempat 198 m dpl. Rancangan yang digunakan adalah acak kelompok dengan empat ulangan. Untuk mempelajari keragaan hasil gabah, sembilan galur padi hibrida dibandingkan dengan tiga varietas tersebut. Sedangkan untuk menguji ketahanannya terhadap penyakit penting, digunakan tiga isolat tungro dari tiga daerah endemis yang berbeda, yaitu: Subang (Jawa Barat), Magelang (Jawa Tengah), dan Lanrang (Sulawesi Selatan), serta Tukad Petani dan IR64 sebagai varietas pembanding yang dilakukan di laboratorium Balai Besar Penelitian Tanaman Padi pada \lfrI201012011 (November 2010 - Februari 20ll). Data mengindikasikan, bahwa pada MK2010 hasil gabah tertinggi diraih oleh PH-9, PH-8, dan PH-4 masing-masing 11,35; 10,56; dan 9,75 tlha. Pada NfH20l0/2011, hasil gabah tertinggi juga dicapai oleh ketiga PH tersebut yaitu 10,20;9,30; dan 8,45 tlha. Di rumah kaca : a) semua padi hibrida dan pembanding peka terhadap tungro isolat Subang kecuali Tukad Petanu; b) semua padi hibrida dan pembanding peka terhadap tungro isolat Magelang, kecuali PH-8 agak tahan dan Tukad Petanu tahan, dan c) semua padi hibrida dan pembanding peka terhadap tungro isolat Lanrang, kecuali Tukad Petanu tahan. Di lapangan, pada musim kemarau : a) PI{-4, PH-8 dan PH-9 agak tahan; b) Batang Samo, Intani-2 dan Ciherang agak peka. Pada musim hujan : PH-4, PH-8 dan PH-9 agak peka, Batang Samo, Intani 2 dan Ciherang peka.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: padi hibrida, hasil gabah, penyakit penting
Subjects: Pertanian > Kerusakan, Penyakit, dan hama Tanaman
Pertanian > Tanaman Ladang dan Perkebunan > Tanaman Biji-bijian:Gandum, jagung, padi
Divisions: Karya Dosen
Depositing User: Nurul Sinto Ambawani
Date Deposited: 02 Jun 2016 01:46
Last Modified: 02 Jun 2016 01:46
URI: http://repository.upy.ac.id/id/eprint/822

Actions (login required)

View Item View Item